Wednesday, November 13, 2013

5 Ciri Android Keracunan

5 Ciri Android Keracunan - Puluhan ribu malware telah ditemukan  Kaspersky Lab pada akhir tahun 2012 lalu. Malware ini berasal dari aplikasi-aplikasi tidak resmi yang di instal di perangkat Android kamu.

Begitu aplikasi terinstal maka malware akan bekerja secara sembunyi-sembunyi di background smartphone kamu.

Kendati demikian, kehadirannya masih dapat diketahui dengan mengamati gejala-gejala tertentu. Apa saja? Berikut ini lima di antaranya, seperti dikutip dari tekno.kompas.com:


5 Ciri Android Keracunan:

1. Daya tahan baterai menurun

Pengguna Android yang memakai perangkatnya secara normal dan tidak banyak melakukan aktivitas yang menguras baterai pasti mengetahui kisaran daya tahan baterai ponselnya. 

Kalau daya tahan baterai menurun tanpa sebab yang jelas, ada kemungkinan malware menjadi biang keroknya. Contohnya seperti adware, jenis malware yang terus menerus mengirim iklan kepada pengguna sehingga mempengaruhi baterai perangkat.

5 Ciri Android Keracunan

2. Dropped call dan gangguan panggilan

Malware bisa menguping pembicaraan yang dilakukan dengan perangkat Android. Ketika hal ini terjadi, bisa muncul efek samping berupa gangguan panggilan atau dropped call. 

Kalau pengguna yakin dua masalah ini bukan diakibatkan oleh gangguan sinyal, bisa jadi memang ada malware yang berupaya menyadap pembicaraan atau melakukan aktivitas mencurigakan lainnya.

3. Tagihan telepon yang membengkak

Inilah yang diakibatkan oleh malware pencuri pulsa dengan berbagai macam tekniknya, seperti mengirim SMS ke nomor dengan tarif premium. 

Untuk menghindari kecurigaan, beberapa malware tipe ini hanya mengirim SMS sekali sebulan. Ada juga yang secara otomatis menghapus diri sendiri begitu selesai menguras tagihan pengguna dengan cepat.

Karena itu, ada baiknya mengecek tagihan telepon untuk melihat apabila ada pengeluaran yang mencurigakan. Siapa tahu ada malware di belakangnya.

4. Konsumsi data naik tiba-tiba

Yang satu ini juga bisa terjadi akibat malware, mirip dengan keanehan tagihan telepon di atas. Perubahan pola upload atau download boleh jadi merupakan pertanda bahwa seseorang atau sesuatu sedang memanfaatkan koneksi internet pada perangkat Android. 

Memasang aplikasi pengukur kuota data bisa menunjukkan apabila sebuah perangkat telah disusupi malware, sekaligus mencegah kelebihan konsumsi data lewat penggunaan sehari-hari.

5. Performa yang menurun

Tergantung pada spesifikasi hardware perangkat yang bersangkutan, malware bisa membuat kinerja turun drastis. Pengguna PC yang pernah mengalami infeksi virus kelas berat tentu familier dengan gejala yang satu ini. Cara memeriksanya bisa dengan melihat konsumsi RAM atau load prosesor yang tidak wajar.

Apabila perangkat Android telanjur dijangkiti malware, ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan. Pertama adalah menghapus aplikasi yang terkait dengan malware. Jika ternyata malware masih bertahan walaupun aplikasi "induknya" dihapus, maka yang selanjutnya bisa dilakukan adalah melakukan "factory reset" yang akan membersihkan memori perangkat.

Pencegahan

Bagi yang belum pernah mengalami terjangkit Malware di sistem operasi Androidnya, bisa melakukan pencegahan. Dan bagi yang sudah terlanjur terjangkit Malware, ini bisa menjadi pelajaran agar berhati-hati dalam menginstall aplikasi di luar Google Play.

1. Memasang Aplikasi Antivirus

Dengan memasang antivirus maka kemungkinan terjangkitnya virus malware akan kecil. Karena setiap aplikasi yang terinstal akan di scan otomatis oleh antivirus dan akan selalu di awasi oleh antivirus tersebut.

Bagi Android yang sudah di root ini aplikasi wajib yang harus di instal.
Beberapa antivirus terkenal adalah Avira, Avast, Kaspersky dll.

2. Memperhatikan Jenis Permission

Banyak aplikasi yang meminta izin untuk melakukan hal-hal berbahaya, walaupun sebenarnya tidak diperlukan. Untuk itu, bacalah pemintaan permissions ini dengan teliti sebelum meng-klik tombol "accept".

Related Posts

5 Ciri Android Keracunan
4/ 5
Oleh