Naikkan Level Gaming dengan ROG Phone 3 Teknologi Snapdragon 865 Plus 5G, Skill Tua Layaknya Gamer Expert!!!

Sudah tua kok masih memainkan sebuah game itu apa ga ada kerjaan lain? Saya yakin sebagian pembaca juga merasakan pengalaman sering diomelin istri dan mertuanya karena ketahuan sedang bermain game di usia di atas 30 tahunan? Seperti halnya yang penulis alami bahwa ketika bermain game tiba tiba terkena serangan "Makjleb" super pedas beragam untaian kata kata mirip yang saya sebut di atas, yang pasti dengan nada yang tidak mengenakkan hati kita. Bukan mencari dalih atau alasan tetapi saya menemukan data valid terhadap aktifitas bermain game ketika dilihat dari segi usia yang pastinya akan menjawab pertanyaan emang ga boleh bermain game di usia dewasa??? Nah jika penasaran Yuk kita bahas di sini.

 


Berdasarkan riset dari Christina Gough di tahun 2020 dijelaskan bahwa bermain game sekarang tidak lagi menjadi hobi eksklusif yang dinikmati oleh anak muda saja. Semua usia akan tetap memainkan game tersebut meskipun sudah menikah, bekerja dan punya anak. Ketika suatu generasi berkembang dengan bermain game sebagai salah satu aktivitas normal dalam kehidupan, maka setiap generasi pemain game juga akan terus eksis dan bertambah. 

 



Berdasarkan penelitian tersebut ditemukan data bahwa:

  • Usia dewasa 18-34 tahun paling dominan dengan 38%
  • Usia dewasa 35-54 tahun urutan kedua paling dominan dengan 26%.
  • Usia di bawah 18 tahun urutan ketiga dengan 21%

Selain itu juga ditemukan data bahwa rentan waktu yang dihabiskan untuk bermain game setiap usia juga berbeda beda satu sama lainnya. Usia dewasa cenderung lebih sedikit bermain game dibandingkan dengan usia lebih muda.

Nah data ini bisa jadi salah satu alasan bahwa menjadi seorang gamer di usia tua bukan sebuah aib dan kesalahan. Tidak ada yang salah dengan aktifitas tersebut dan normal normal saja. Siapapun berhak dan boleh untuk menjadi seorang gamer dan melakukan aktifitas sesuka dan sekehendak diri masing masing. Tentu dengan tetap mengedepankan kewajiban di atas hak sebagai seorang gamer sejati. Ketika anda sebagai seorang suami, seorang bapak dan seorang pencari nafkah maka wajib hukumnya menyelesaikan urusan itu terlebih dahulu. Ketika istri meminta jatah ya wajib kita berikan apa yang diinginkan istri, ketika anak dan mertua membutuhkan perhatian ya kita wajib memberikan apa yang diharapkan mereka. Betul begitu?

 

 

Saya merupakan salah satu gamer forever yang sudah melewati fase usia 30 tahun, lebih tepatnya di atas 35 tahun. Tentu dengan angka yang terpampang jelas itu saya juga ikut serta melalui beragam evolusi dunia gaming. Dahulu saat masih imut imutnya belum ada yang namanya smartphone sehingga alat komunikasi jarak jauh adalah telepon rumah dan belum bisa dipakai untuk apapun kecuali hanya mendengarkan suara.

Saya juga merasakan bermain game jaman saat trending video game tabung layar televisi besar plus stik seperti permen lolipop dengan 3-4 tombol bulat berwarna merah, kuning, biru sebesar uang koin 500 an. Berpengalaman juga bermain video game dengan menggunakan koin khusus yang ditukar di operator dan antri hingga berjam jam lamanya juga pernah. Tentunya sampai saat ini juga masih tetap bermain game dengan smartphone dan PC saya lakukan.

Secara histori embel embel "gamer" saya dimulai dengan bermain game mario bros di perangkat bernama N******, itu pun bukan milik saya sendiri tetapi di tempat teman satu kampung. Hanya bisa nebeng di tempat teman yang kaya raya.

Menariknya, memainkan sebuah game bersama teman saat itu juga butuh perjuangan. Semakin jago memainkan game itu maka semakin lama pula kita bermain game. Semakin menguasai banyak kaset maka semakin lama pegang stiknya, begitu pula sebaliknya jika sering kalah maka akan sedikit waktu main dan pastinya berpindah stik dari satu teman ke teman lainnya. Tentunya secara tidak langsung mental kompetisi sudah terlatih sehingga terbiasa merasakan kalah dan menang dalam suatu pertandingan. Jadi ga akan ada galau sepanjang hari meratapi nasib, selesai ya sudah selesai. Besok dicoba lagi supaya menang.


Alasan Utama Bermain Game dengan Smartphone?



Bermain game di era modern saat ini sangat mudah dan banyak sekali pilihannya dari berbagai platform dan perangkat. Pastinya salah satunya perangkat paling digemari para gamer adalah smartphone gaming. Bukan tanpa alasan kenapa saya juga memilih perangkat smartphone ini sebagai andalan saat bermain game. Berikut ini adalah hasil observasi dan pengalaman langsung selama bermain dengan perangkat smartphone baik itu smartphone gaming atau smartphone standar hasilnya hampir sama bahwa bermain game dengan menggunakan smartphone itu :

  • Simple dan cepat. Memainkan game hanya dengan membuka smartphone dan instal aplikasi game tanpa perlu membeli kaset, cd, dvd dan sebagainya.
  • Fleksibel dan Mobilitas tinggi. Memainkan game di manapun dan kapanpun menyesuaikan situasi dan kondisi. Di tempat kerjaan ketika istirahat, bisa. Ketika di mobil dalam perjalanan, bisa. Bermain game saat malam sebelum tidur biar ga ketahuan istri, bisa!


Dengan beragam pertimbangkan dan juga menyesuaikan kondisi dan situasi yang ada sebagai gamer forever yang berusia di atas 30 tahun tentu kedua alasan yang disebutkan di atas, smartphone menjadi pilihan terbaik bagi saya, kamu dan siapapun yang punya ketertarikan yang sama yaitu bermain game.

Meskipun semua smartphone bisa digunakan sebagai media bermain game tentu terdapat perbedaan yang sangat signifikan ketika menggunakan ponsel gaming dan ponsel non gaming. Saya sudah membuktikan berulang kali baik itu mulai dari Zenfone 3, Zenfone Max Pro M1, Zenfone Max Pro M2, Zenfone 5, Asus ROG Phone dan ROG Phone 2. Kenyataannya smartphone yang non gaming terasa tidak nyaman digunakan untuk bermain game, meski tidak semuanya. Sebagai contoh Zenfone 5 yang terdapat notch atau tonjolan layar bagian atas. Ketika bermain game maka beberapa bagian akan terpotong dan pastinya ga nyaman digunakan. Beberapa sudut tertentu akan tertutup dan bagian kontrol harus disetting ulang supaya lebih nyaman. Ribet pokoknya kalo bukan smartphone gaming.



Berbeda lagi pengalaman ketika bermain game dengan menggunakan smartphone gaming ROG Phone 2 yang punya segala yang diinginkan oleh para gamer. Saya merasakan seperti punya cheat atau kekuatan lebih dibandingkan dengan pemain lain. Hasilnya tentu pengalaman saat bermain game sangat puas, performa dari perangkat tidak ada masalah dan pastinya hasil permainan sering menang. Bukankah seperti itu yang kita inginkan semuanya?

Meskipun begitu pilihan ada di tangan masing masing yang biasanya disesuaikan dengan kebutuhan dari calon pemilik ponsel itu sendiri dan pastinya menyesuaikan budget yang ada! Sebagai gamer forever tentu sangat membutuhkan perangkat yang bisa memacu permainan kita lebih baik dan bisa dijadikan senjata andalan yang tersembunyi. Gampangnya begini, skill gaming sudah menurun tetapi karena menggunakan smartphone khusus gaming maka performa tetap setara dengan anak muda yang jago. Istilahnya kita menggunakan cheat tetapi legal, aman dan ga menyalahi aturan. Karena itu saya lebih memilih menggunakan smartphone yang khusus gaming sebagai pilihan utama.

5 Alasan ASUS ROG Phone 3 adalah Smartphone Gaming Terbaik saat ini


Setelah kita mengetahui alasan dibalik penggunaan smartphone sebagai pilihan terbaik untuk bermain game maka sebaiknya kita masuk kedalam pembahasan seperti apa smartphone gaming yang layak dan tepat untuk digunakan.

Nama ROG menjadi salah satu piranti yang identik dengan dunia gaming baik itu smartphone ataupun laptop. Tentunya dibalik hasil pencapaian yang sukses menorehkan nama ROG sebagai pilihan berkualitas dunia gaming, terdapat beragam aspek yang meliputinya seperti kualitas produk hingga purna jualnya. Kali ini saya akan ulas Smartphone Gaming ROG Phone 3 yang baru launching beberapa waktu lalu menjadi pilihan utama para pemain gamer forever seperti saya ini.



Performa Ga ada Obat Dapur Pacu Super Powerful Snapdragon 865 Plus 5G


Saat ini di akhir tahun 2020 Snapdragon 865 Plus 5G adalah platform terbaik dan pastinya ROG Phone 3 adalah satu satunya yang sudah menggunakan teknologi terbaru dari Qualcomm. Menurut General Manager Mobile Qualcomm Technologies Alex Katouzian kualitas dapur pacu yang dihasilkan akan semakin meningkat 10% lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Mari kita amati dari data tabel keseluruhan Snapdragon 865 Plus 5G seperti CPU Kryo 585 dengan clock speed hingga 3.1 Ghz dan teknologi lainnya.

 





Terdapat GPU Adreno 650 yang mampu melakukan rendering grafis 10% lebih cepat ditandemkan dengan memori yang ditanamkan adalah 8GB/12GB LPDDR5 dengan ROM 128/265GB. Mempunyai memori besar tentu akan banyak sekali keunggulan seperti anti ngelag ketika digunakan dan dipacu maksimal. Selain berkapasitas besar dan lega kerennya lagi adalah menggunakan teknologi terbaru LPDDR5 untuk RAM dan UFS 3.1 untuk ROM. Dilihat dari teknologi LPDDR5 ternyata mampu mengirimkan file 6.4GBit per detik dan diklaim lebih cepat 51% dari teknologi sebelumnya sehingga akan sangat mantap untuk penggunaan aktifitas kelas berat sekalipun. Terlebih lagi meskipun punya kinerja mumpuni ternyata teknologi ini juga lebih hemat baterai hingga 20%.  

 


Memori penyimpanan sudah menggunakan ROM UFS 3.1 yang menjadi salah satu teknologi terbaru saat ini. Sehingga perlu diperjelas bahwa teknologi ini setara dengan teknologi SSD di komputer atau laptop dan bahkan menurut data kecepatan tulis 1.200MB/s dan baca hingga 2.100MB/s. Pastinya seandainya digunakan untuk perekaman video 8K sekalipun juga siap diajak tempur shooting video di smartphone ini. Bermain Game kelas berat sekalipun juga dilibas, rendering video dengan aplikasi apapun dengan ROG Phone 3 dijamin ga ada obat!

Teknologi yang ada di Qualcomm Snapdragon 685 plus ini juga sudah mengadopsi jaringan 5G yang tentunya koneksi akan sangat cepat ketika digunakan kedepannya. Meskipun saat ini belum bisa digunakan di Indonesia, paling tidak kita sudah siap untuk mengikuti trend masa depan. Dilengkapi pula dengan Snapdragon elite gaming sehingga akan menghasilkan gaming berkualitas skala desktop, pastinya hasil di layar smartphone semakin mulus dan nyaman. Driver dari Qualcomm Snapdragon 865 Plus ini juga bisa diperbarui kedepannya, rendering ke desktop, dan True 10 bit HDR gaming yang mampu memberikan detail sinematik lebih dari 1 miliar warna. Mau digunakan untuk menonton video 4k, YouTube 4k atau lainnya juga siap sedia dengan smartphone satu ini. Wow amazing bener ini smartphone paket komplit semua teknologi dapat gan.

Display layar Besar 6.59 inchi berteknologi 144Hz


Saya selalu berpendapat bahwa teknologi layar juga menjadi bahan pertimbangan ketika ingin membeli sebuah smartphone gaming. Apakah layarnya besar? kemampuan apa yang dimiliki layar di smartphone ini? dan apakah layarnya nyaman di mata penggunanya? beragam pertanyaan di atas biasanya akan muncul di kepala saat mencari sebuah smartphone gaming.

Salah satu hal wajib dimiliki oleh smartphone gaming adalah layar besar dan berteknologi nyaman di mata. ROG Phone 3 ini sudah ditanamkan layar Amoled dengan ukuran 6.59 inchi. Bagi yang belum tau bahwa layar Amoled punya banyak sekali kelebihan dibandingkan dengan panel IPS seperti rasio kontras tinggi, warna lebih tajam dan jernih, layar lebih responsive, dan pastinya lebih hemat daya baterai.


Layar 6.59 inchi yang besar di ROG Phone 3 ini juga terdapat teknologi refresh rate 144Hz dengan kombinasi fitur touch sampling 270Hz dengan touch latency 25ms dan 18ms slide latency. Gambaran dari fitur tersebut adalah ketika bermain dengan smartphone ini maka tampilan saat bermain game akan semakin enak, nyaman dan aman dipandang mata kita. Gambar yang dihasilkan di layar juga akan tajam tidak ngeblur yang biasanya membuat mata sakit saat bermain game. Terlebih lagi ketika bermain game dengan smartphone ini akan meminimalisir delay dan hasil eksekusi dari sentuhan di layar sangat cepat sehingga bisa dipastikan pengalaman bermain dengan menggunakan ROG Phone 3 ini semakin maksimal.

Layar di smartphone gaming ini juga sudah berteknologi HDR10+, Delta-E < 1 dan kagetnya mengantongi sertifikat TUV Rheinland kategori low blue light dan Flicker reduce. Hasilnya layar akan menampilkan gambar yang akurat, tajam dan pastinya bisa menjadi jaminan membuat mata pengguna tidak mudah lelah dan tetap sehat ketika berlama lama menggunakan smartphone ini. Oiya dulu pernah pengalaman ikut sertifikasi pendidikan di TUV Rheinland itu ternyata sangat ketat sekali. Data yang dikumpulkan harus valid dan lengkap selama beberapa bulan. Jadi saya yakin produk yang mengantongi sertifikat dari TUV Rheinland itu sangat berkualitas.

ROG Phone 3 Dibekali Baterai Monster 6000 mAh


Baterai Asus ROG Phone 3 ternyata juga dibekali dengan baterai monster sama seperti pendahulunya ROG Phone 2 yaitu 6000 mAh. Banyak sekali kelebihan yang akan didapatkan ketika sebuah smartphone gaming mempunyai baterai yang besar seperti durasi daya tahan baterai, hingga akhirnya mempengaruhi faktor kenyamanan si pengguna smartphone itu sendiri. 


Saya beberapa waktu lalu sudah mereview produk pendahulunya yaitu Asus ROG Phone 2 tersebut dan hasilnya bisa tahan hingga 3 harian tanpa charging. Penggunaan ponsel gaming itu juga tergolong ekstrim karena saya orangnya simple dan ga suka yang ribet, smartphone adalah salah satu senjata andalan untuk digunakan kegiatan apapun. Kenyataannya ROG Phone 2 selalu saya gunakan untuk membuat video YouTube dengan kamera yang ada di smartphone gaming itu. Saya juga mengeditnya dengan aplikasi Kinemaster dengan smartphone tersebut. Lebih dahsyatnya lagi terkadang layer yang saya pakai untuk pengeditan lebih dari 4 seperti overlay, effect, handwriting dan dibumbui fitur yang ada lainnya sehingga hasil video akan semakin bagus. Pastinya performa dari ponsel akan terus terpakai dan menguras daya baterai lebih ekstrim.

Selanjutnya saat bermain game juga hampir semua game yang terinstal seperti PUBG, NFS No Limit, dan Mobile Legends Bang bang secara default sudah terdeteksi otomatis ke level grafis tinggi. Tentu dengan grafis tinggi akan lebih butuh konsumsi daya baterai lebih banyak bukan? Dengan penggunaan bermain game standar saya tentunya, yaitu tergantung situasi dan kondisi pada hari itu dan saat itu. Biasanya sih kondisi terbaik bermain game ketika tidak ada istri disamping saya karena umumnya istri itu tidak mau diduakan. Nah dari setiap game tersebut yang paling sering saya mainkan adalah Mobile Legend Bang bang. Lebih sering kalo main malam hari dengan durasi 1 hingga 2 jam setiap harinya.

Saya meyakini bahwa ROG Phone 3 ini juga tak kalah awetnya jika dibandingkan pendahulunya. Jika daya tahan baterai dari pendahulunya saya klaim mampu bertahan hingga 3 harian, kemungkinan besar di ROG Phone 3 ini akan lebih dari 3 harian. Bahkan saya yakin semakin awet dan tahan lama daya tahan baterainya karena ternyata sudah ditambahkan beberapa teknologi penghemat baterai seperti mode baterai khusus dan fungsi hibernasi eksklusif. Sebagai informasi saja bahwa mode baterai khusus ini adalah menonaktifkan fitur fitur yang tersedia di smartphone seperti hotspot, bluetooth, location dan fitur lainnya ketika tidak digunakan. Wah bisa seminggu ga charging nih ROG Phone 3. Ini baru prediksi saja jadi belum bisa saya buktikan langsung. Doakan saja saya menang lomba ini biar bisa memberikan fakta kedepannya.

Dibekali dengan baterai monster 6000 mAh juga memastikan gamer lebih nyaman menggunakan ROG Phone 3. Kok bisa dan kenapa? Alasannya ada dua yaitu ga perlu bawa powerbank yang lumayan berat dan ribet ditaruh tas atau kantong saku. Selain itu pastinya ga perlu sering charging setiap hari dan bahkan meskipun mati lampu sekalipun tetap tenang seperti yang saya alami. Nah gimana gak nyaman kan kalo begitu?

ROG Phone 3 Built for Gamer


Tidak bisa dipungkiri bahwa ROG adalah salah satu merek yang sukses dan terkenal di jagad semesta gaming. Siapapun yang memakai produk ROG pasti adalah seorang gamer, entah itu gamer pemula, gamer profesional ataupun gamer forever seperti saya ini. Produk dari ROG Phone 3 ini memang dikhususkan buat para gamer karena telah dibenamkan beragam fitur dan teknologi penunjang aktifitas gaming.


 

Air Trigger 3 Teknologi Fenomenal Pendobrak Tombol Standar Gaming


Saya merasakan kecanggihan dari Air Trigger hanya di smartphone ROG Phone 2 alias versi pendahulunya. Ketika itu saya menggunakan fitur tersebut sebagai tombol tambahan yang akan memudahkan penggunaan di game PUBG yang memiliki banyak sekali tombol sentuh. Fitur ini akan sangat membantu pemain dengan memaksimalkan kedua jari telunjuk sebagai tombol tambahan sehingga akan sangat berpengaruh terhadap hasil akhir sebuah permainan.

Kenyataannya di ROG Phone 3 fitur Air Trigger semakin canggih karena dibenamkan accelerometer sensor sebagai sensor gerak dan sensor ultrasonik sebagai sensor sentuh. Sehingga lebih variatif pemilihannya yang bisa disesuaikan dengan kebiasaan pemain itu sendiri. 
 
 


Accelerometer sensor ini akan mendeteksi pergerakan smartphone ke depan atau ke belakang ketika dalam permainan. Biasanya penggunaan ini akan lebih condong ke game balap mobil dan motor seperti NFS dan sebagainya. Sedangkan untuk sensor ultrasonik akan mendeteksi pergerakan jari telunjuk yang digunakan untuk menyentuh tombol air trigger seperti tap sekali yang berfungsi meniru tombol di layar. Dual partition buttons untuk simulasi L1/L2 dan R1/R2 di sisi sebelah dari air trigger. Slide berfungsi melihat sekeliling saat di dalam game. Swipe berfungsi meniru sentuhan di layar. Finger resting menonaktifkan fungsi air trigger dengan tujuan mengistirahatkan jari telunjuk, dan continues trigger berfungsi memberikan klik terus menerus seperti tembakan beruntun. 
 

Side Charging Design ROG Phone 3 Sempurna buat Totalitas Gamer

Serupa dengan pendahulunya ternyata ROG Phone 3 ini tetap memberikan tambahan side mounted port bagi para gamer dengan tujuan lebih memberikan kenyamanan ketika bermain game. Jika diamati sisi kiri tengah terdapat 2 buah port yaitu  charging dan port pendingin AeroActive Cooler 3. Ketika bermain game yang secara umum smartphone ditidurkan secara horizontal, maka tangan menutupi sisi kanan dan kiri yang biasanya terdapat port charging atau lubang headphone 3.5 mm. Kondisi tersebut akan sangat tidak nyaman bagi pemain jika ingin charging smartphone ketika sedang bermain game. 

 


Tentunya mounted port akan membantu pemain lebih tenang dan tetap nyaman saat charging ketika sedang bermain. Meski begitu saya yakin bahwa charging dalam kondisi tersebut akan sangat jarang sekali seperti yang saya alami. Alasan simplenya ya baterai ROG Phone 3 saja 6000 mAh. Oiya Mounted port juga berguna tatkala smartphone sudah terlalu lama digunakan plus dalam kondisi charging maka suhu semakin panas, sisi satunya bisa dipasangkan dengan pendingin AeroActive Cooler 3.

Game Genie Aplikasi Pengontrol Game dan Perekam Layar Terbaik


Tidak bisa dipungkiri bahwa aplikasi untuk mengontrol kinerja dan performa sebuah perangkat akan sangat penting ketika bermain game dan ROG Phone 3 ini juga memiliki aplikasi terbaik yaitu Game Genie. Beragam fitur yang tersemat di dalamnya seperti X mode control kinerja dapur pacu, speed up, macro, lock touch, air trigger, no alert notification, call rejection, speed up, dan record. 

 


Secara umum fungsi fitur Game Genie yang ada di ROG Phone 3 sama dengan pendahulunya ROG Phone 2 sehingga paling tidak ada gambaran bahwa fitur fitur tersebut digunakan untuk memaksimalkan kinerja saat dalam mode game. Bagian samping kiri merupakan bagian informasi X Mode yang berisi mengenai performa dapur pacu saat permainan berlangsung baik itu clock speed, info fps, temperatur dan sebagainya. Jika mode X Mode ini diaktifkan maka secara otomatis akan meningkatkan efisiensi perangkat keras dan menghapus aplikasi background untuk melepas kan memori. Speed up berfungsi untuk membersihkan memori saat permainan mirip dengan X mode. Notification alert adalah ketika dalam suatu permainan tidak akan muncul tampilan notifikasi yang mengganggu seperti grup WA ataupun notifikasi sosial media. Call rejection adalah penolakan otomatis ketika terjadi panggilan saat bermain game. Tombol record adalah fitur perekaman layar pada saat bermain game sehingga tidak perlu menambahkan aplikasi lainnya. Fitur perekaman ini juga bisa digunakan untuk Livestream sosial media seperti YouTube dan Facebook.

Dual Front Facing Speaker

ROG Phone 3 juga sudah menggunakan sistem audio GameFX terbaru dan kerennya bekerjasama dengan spesialis pengoptimalan audio Dirac, dengan desain dua speaker stereo menghadap depan supaya menghadirkan audio yang kuat dan imersif untuk game Anda. Suara yang dihasilkan dari ROG Phone 3 ini juga mendapat apresiasi nilai 75 dari DXOMARK Audio Review. Menurut DXOMARK smartphone ROG Phone 3 berhasil menaikkan standar kualitas audio dengan kualitas audio yang sangat seimbang dan berkualitas tinggi.


Gamer juga akan merasakan sensasi kualitas audio terbaik saat bermain game karena Game Mode
terbaru digadang gadang dapat meningkatkan efek suara di dalam game sehingga membuat pengalaman bermain lebih nyata. Kerennya lagi ROG Phone 3 juga telah mendukung teknologi Qualcomm aptX ™ Adaptive yang akan memberikan gamer kualitas suara terbaik yang minim latency saat penggunaan headphone nirkabel melalui Bluetooth. Terdapat pula fitur Mode Game terbaru yang bisa digunakan oleh gamer untuk menentukan lokasi pemain menggunakan algoritma audio yang unik. Berbekal speaker yang lebih besar, magnet yang lebih banyak, dan ekskursi driver yang ditingkatkan menghasilkan volume yang mantap sehingga pemain bisa mendengar setiap gerakan untuk memberi keunggulan dalam bermain game.

Multi Antenna Wi-fi

Jaman Now era gaming sudah berubah ke game multiplayer alias terdiri dari banyak pemain bersatu padu bekerjasama untuk meraih kemenangan. Tentu dengan kondisi tersebut dibutuhkan koneksi yang konstan, stabil dan andal pastinya sangat penting. ROG Phone 3 telah menggunakan teknologi 5G dan WiFi 6,  yang pastinya lebih dari cukup cepat.

 


Terdapat pula teknologi HyperFusion atau lebih dikenal dengan penggabungan jaringan dari seluler dan WiFi yang mulai digunakan oleh banyak developer di seluruh dunia. Teknologi ini menghasilkan koneksi terus menerus ke WiFi dan jaringan seluler, dengan proses pengalihan cerdas ke mana saja yang memiliki sinyal terbaik. Kerennya lagi terdapat beberapa antena yang tersebar di berbagai bagian smartphone ini untuk memastikan koneksi yang diterima selalu sebaik mungkin.

Quad Mic Noice Cancelling Array



ROG Phone 3 juga telah dilengkapi dengan teknologi noise-canceling quad-mic array yang berfungsi untuk meredam suara bising dari luar yang tidak diinginkan dan lebih mengoptimalkan kualitas suara komunikasi dengan fitur penyaringan noise di latar belakang yang akan menghasilkan suara vokal pemain sebening kristal demi mendapatkan kemenangan tim yang sempurna.



ROG Phone 3 The Most Immersive Gaming Experience


 

Bagi para gamer profesional dan expert di bidang dunia game tentu perlu memaksimalkan potensi dan skill dengan dukungan piranti ataupun perangkat yang terbaik. Kemampuan terbaik tentu butuh perangkat terbaik juga bukan? ROG Phone 3 ini punya semua aksesoris pendukung dunia gaming kelas profesional sekalipun sehingga tidak ada kata selain kesempurnaan yang ada dalam produk ini. Anda akan semakin percaya diri untuk menunjukkan eksistensi jiwa gamer dengan beragam pilihan aksesoris ini.

ROG Kunai 3 Gamepad

 

 

Kontroler fisik menjadi salah satu pilihan tepat ketika ingin merasakan pengalaman bermain lebih baik saat menggunakan smartphone ROG Phone 3. ROG Kunai 3 ini telah didesain ulang sehingga lebih kokoh dan fleksibel. Ketika menggunakan kontroler ROG Kunai 3 ini pengguna bisa memilih beberapa mode yaitu mode genggam, mode all in one dan mode mobile. Beragam Game yang sudah mendukung ROG Kunai 3 bisa dilihat di Armoury Crate.

TwinView Dock 3


 

Aksesoris tambahan TwinView Dock 3 satu ini bertujuan untuk memberikan pengalaman bermain game dengan layar ganda. Pastinya pandangan di layar semakin luas dan lega sehingga pemain merasakan efek visual yang menakjubkan. Mempunyai baterai 5000mAh dan kipas dengan dibekali refresh rate 144Hz yang sama persis dengan ROG Phone 3. Untuk mengetahui game yang sudah support TwinView Dock 3 bisa pengguna bisa melihat di aplikasi Armoury Crate.

AeroActive Cooler 3


 

Smartphone gaming ROG Phone 3 ini juga mempunyai pendingin eksternal yaitu AeroActive Cooler 3. Kelebihan dari pendingin ini adalah performa untuk mendinginkan smartphone lebih cepat dan suara kipas lebih rendah dari sebelumnya. Kipas pendingin eksternal yang dapat dipasang seperti clip-on, AeroActive Cooler 3, memberikan peningkatan aliran udara ke hotspot di casing, terutama area di sekitar CPU dan chip 5G. Ini dapat menurunkan suhu permukaan hingga 4°C, tetapi masih sangat kompak dan mudah terhubung ke port yang dipasang di samping.


Desain termal ROG Phone 3 yang canggih memastikan bahwa Anda selalu dapat mempertahankan kecepatan penuh, tidak peduli berapa lama Anda bermain.Selain itu juga terdapat port USB tipe-C sebagai pengisi daya dan juga tersedia port 3.5mm audio jack untuk menghubungkan headphone. Nah menarik bukan?

ROG Clip


 


Salah satu aksesoris yang menarik adalah ROG Clip yang ternyata bisa menjadi penghubung kontroler external ke ROG Phone 3 ini. Siapapun gamernya pasti mempunyai kontroler andalan yang sudah dikuasai bukan? Nah kita tinggal menggunakan ROG Clip ini digabungkan dengan kontroler kesayangan kita itu. Mantap sekali bukan?

Lightning Armour Case

 



Casing satu ini berbeda dengan yang lainnya karena tidak hanya berfungsi untuk melindungi smartphone dari benturan dan goresan, namun juga memberikan kesan cahaya visual yang menarik. Lighting Armour Case ini bisa menampilkan logo ROG dengan tampilan mirip Anime Matrik yang ada di Laptop ROG Zephyrus G14. Ada beberapa tema yang bisa disesuaikan dengan keinginan kita.

Waist Pack dan Crossbody Pack

 

Dunia game adalah salah satu bagian dari gaya hidup dan aksesoris Waist Pack atau Crossbody Pack Sepertinya tepat untuk menunjukkan bahwa kita adalah gamer forever. Ketika bepergian aksesoris ini bisa dipakai di pinggang ataupun dikalungkan di pundak sehingga membuat ROG Phone 3 atau perangkat gaming lainnya berada di tempat yang tepat dan tentu saja bergaya ala gamer forever.

Berikut ini adalah tabel keseluruhan spesifikasi ROG Phone 3 berikut harganya.


ROG Phone 3

Processor

3.1 GHz Qualcomm® Snapdragon™ 865 Plus 5G Mobile Platform with 7nm, 64-bit Octa-core Processor

GPU

Qualcomm® Adreno™ 650

UI

Android™ 10 with ROG UI

Display

6.59” 19.5:9 2340x1080 (391ppi) 144Hz/1ms AMOLED HDR10+ certified;

270Hz touch sampling rate, 25ms touch latency;

650nits HBM brightness & 1000 nits peak brightness, 113% DCI-P3 Delta E average <1%;

1.07 billion colors; 1,000,000:1 contrast ratio;

Front 2.5D Corning® Gorilla® 6 Glass;

TÜV Low Blue Light (Hardware Solution) and Flicker Reduced certifications for eye comfort;

Capacitive touch panel with 10 points multi-touch (supports Glove touch)

Memory/Storage

LPDDR5/UFS3.1

8GB/128GB

12GB/256GB

SD storage

no SD-card reader; NTFS support for external HDD

Sensor

Accelerator, E-Compass, Proximity, Hall sensor*2, Ambient light sensor, in-display fingerprint sensor, Gyro, Ultrasonic sensors for AirTrigger 3 and grip press

Main Rear Camera

64MP SONY IMX686 sensor, 0.8 µm pixel size – Quad Bayer technology with 16MP, 1.6 µm large effective pixel size, F1.8, 1/1.7” sensor, 2x1 OCL PDAF, LED flash

Second Rear Camera

13MP, 125˚  ultra-wide, F2.4, Real-time distortion correction, 11mm equivalent focal length in 35mm film camera

Third Rear Camera

5MP Macro, F2.0

Front Camera

24MP, 0.9µm, Quad Bayer Technology, F2.0,

27mm equivalent focal length in 35mm film camera

Video Recording

8K (7680 by 4320) @ 30 fps (main rear camera)

4K (3840 by 2160) @ 30/60 fps (main rear camera), @ 30 fps (second rear camera)

1080p @ 30/60 fps; 720p @ 30 fps

3-axis electronic image stabilization for rear cameras

Time Lapse (4K)

Slow Motion video (4K @ 120 fps; 1080p @ 240/120 fps; 720p @ 480 fps)

Take still photo while recording video

Speaker

Dual front-facing speakers with GameFX & Dirac HD Sound

7-magnet stereo speaker with dual NXP TFA9874 smart amplifier for louder, deeper and less distorted sound effect

Audio Output

Hi-Res audio 192kHz/24-bit standard (USB-C™ output) that is 4 times better than CD quality

GameFX audio system for improved in-game audio experience

New AudioWizard with multiple listening profiles tuned by Dirac

Microphone

Quad microphones with ASUS Noise Reduction Technology

Wireless Technology

WLAN 802.11a/b/g/n/ac/ax 2.4 & 5GHz and Wi-Fi 6

2x2 MIMO, Bluetooth 5.1

Wi-Fi Direct support

Navigation

GNSS support GPS(L1/L5), Glonass(L1), Galileo(E1/E5a),

BeiDou(B1/B2a), QZSS(L1/L5) and NavIC(L5)

SIM Cards

Dual SIM dual standby

Slot 1: 5G/4G/3G/2G Nano SIM card

Slot 2: 5G/4G/3G/2G Nano SIM card

5G+4G or 4G dual SIM dual standby support

Data rate

 

Support EN-DC(6DL+FR1, 4DL+2FR1)

FR1: DL up to 4.4Gbps / UL 542Mbps

LTE 6CA DL Cat20 up to 2.0Gbps / UL Cat13 up to 150Mbps

DC-HSPA+: DL 42Mbps / UL 5.76Mbps

4x4 MIMO and CA with 4x4 MIMO support

Bands

 

5G (Bands N1, N2, N3, N5, N28, N41, N66, N71, N77, N78, N79)
FDD-LTE (Bands 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 17, 18, 19, 20, 25, 26, 28, 29, 30, 32, 66, 71)
TD-LTE (Bands 34, 38, 39, 40, 41, 42, 48)
WCDMA (Bands 1, 2, 3, 4, 5, 6, 8, 19)
EDGE/GPRS/GSM (850, 900, 1800, 1900MHz)
CDMA (Bands BC0) (CN and HK only)
TD-SCDMA (Bands 34, 38) (CN and HK only)

Interface

Side-port: 48 pin Customized/Type C connector USB3.1 gen2/DP 1.4(4K)/Fast Charging (QC3.0+QC4.0/PD3.0) / Direct Charge

Bottom-port: Type C connector USB2.0/Fast Charging (QC3.0/PD3.0)/Direct Charge

NFC

Support (Card mode support in power off)

OS

Android™ 10

Battery

6.000mAh

Charger

Output: 10V 3A, supports up to 30W QC4.0 / PD3.0 / Direct Charge adapter

Dimensions

171mm, 78mm, 9.85mm

Weight

240 grams

Price

Rp9.999.000 (8GB RAM & 128GB Storage)

Rp14.999.000 (12Gb RAM & 256GB Storage)




Previous article
This Is The Newest Post
Next article

Belum ada Komentar

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan Bijaksana, spamming tidak akan pernah di publish

Ads Atas Artikel

Ads Tengah Artikel 1

Ads Tengah Artikel 2

Ads Bawah Artikel